Sampai Jumpa dalam Doa Sang Penyejuk Jiwaku Reviewed by Kampung Tangguh Semeru dan 17 Orang Lainnya on Rating: 4

Sampai Jumpa dalam Doa Sang Penyejuk Jiwaku

Posted by: Achmad Husaini RIANC (Racikan Informasi Ala Nasi Campur) Updated at : 8:47 AM
Sampai Jumpa dalam Doa Sang Penyejuk Jiwaku
“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)

Semoga Allah Menjagamu - Tak ada kidah dan tak ada kata yang hendak penulis ketik detik ini, melainkan hanyalah ketikan yang disertai harapan semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala memperbaiki keadaan dan kehidupan kita di dunia dan akhirat kelak. Untuk mengawali posting kali ini penulis memberikan sebuah hadist menarik yang mungkin kita jarang memahaminya dengan yang sebenar-benarnya. Beberapa waktu yang lalu penulis menulis kisah islami yang berjudul Impian Seorang Anak Gadis untuk Mendapatkan Suami Sholeh.

Dan sekarang Penulis setia RIANC akan mencoba menumpahkan sesuatu yang akhir-akhir ini terjadi pada saya sendiri, tentunya tulisan ini sangat erat kaitannya dengan Seseorang yang secara Impian dan harapan dia Allah takdirkan untuk menemani perjalanan hidup ini untuk sampai kepada Ridha Ilahi Rabbi. Sebagaimana baginda Rasulullah Shalallohu Aalahi Wasallam telah bersabda : “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang Shalihah, Sesungguhnya ia telah ditolong separuh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah untuk separuh lainnya.” (HR. Baihaqi).

Itulah salah satu hadist yang memotivasiku untuk berusaha mendapatkan seseorang yang baik akhlak dan agamanya, sekalipun saya sendiri belum baik Agama dan akhlakku. tapi keinginanku itu tetap saya pertahankan sekalipun sudah sangat jelas bahwa Al-Qur'an telah menyinggungku dengan Surah An-Nuur ayat 26 berikut ini:
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”(Qur'an Surah An­-Nuur : 26)

Saya sangat menyadari bahwa saya tidaklah termasuk dalam Surah tersebut, tapi saya memiliki pertanyaan kepada Rabbku yaitu :
"Apakah seseorang yang hina sepertiku tidaklah pantas mengharapkan Seorang Istri yang Engkau Jaga Agama dan hatinya? dan Sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Engkau Tuhan Semesta Alam, Engkau Tuhannya laki-laki yang sholeh, Engkau pun Tuhannya laki-laki yang hina, Engkau Maha Penyabar, Engkau pun Maha Memperbaiki, Engkau mampu menghinakan orang-orang yang sholeh, dan Engkau pun mampu memuliakan orang-orang yang bodoh dan hina. Sesungguhnya Engkau bertindak sesuai dengan Kehendak-MU ya Rabb."

Saya juga heran kenapa Harapan dan keinginanku untuk bisa diterima oleh seorang wanita sholehah itu begitu besar, sekalipun pada dasarnya saya tidak pantas untuk menikahi wanita yang Allah Azza Wa Jalla lebihkan Agama dan Akhlaknya dengan Cahaya di hatinya. Aku hanya termotivasi oleh Al-Qur'an yang hanya menjadi hiasan kamarku yang tak tersentuh olehku berikut ini :
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu”.(At-Tahrim : 6)

Ayat tersebut lagi-lagi harus membuatku berdoa :
"Ya Allah, jaga Keempat orang tuaku dari Api Neraka, muliaka mereka, dan Jadikanlah dia wanita sholehah dan berilah kami kelak anak keturunan yang Sholeh dan Sholehah yang akan senantiasa Beribadah hanya kepada-MU, Anak keturunan yang berbakti Kepada Engkau dan kepada Baginda Rasul, Serta berbakti kepada kedua orang tuanya. Dan tolong Ya Allah, jangan jadikan anak keturunanku seperti diriku tapi jadikanlah anak keturunanku sepertinya (Ibunya) karena aku tidaklah lebih baik darinya dan aku berlumuran dosa"

Sahabat, setiap kali saya membaca tulisan atau mendengar ustadz-ustadz berkata :"Perbaikilah dirimu jika engkau ingin mendapatkan Istri yang sholehah" Sungguh jiwaku seakan Rapuh karena harapan mendapatkan Istri Sholehah mungkin akan sirna, Alhamdulillah hatiku tetap Allah Azza Wa Jalla teguhkan dengan Ayat :
"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari Rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir"

Sehingga saya terkadang berfikir : "Memang berat dan sulit mendapatkan seorang wanita yang sholehah karena memang harus berusaha baik dulu Agama saya. seperti kata Baginda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang bersabda, "Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas." (HR. Tirmidzi, hasan), tapi kapan saya bisa memperbaiki diri saya? Padahal saya sendiri seperti ini",

Ditambah lagi dengan perkataan :"Wanita Sholehah itu 1 dari 1001 Miliar Wanita"

Dan Alhamdulillah, setelah saya berusaha bertaubat dari dosa-dosa yang saya perbuat, sekalipu masih banyak dosa yang belum bisa dimintai pertaubatannya. Ternyata Allah Azza Wa Jalla memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa bertemu dengan seorang wanita yang InsyaAllah baik agama dan akhlaknya dan tentunya ia lebih baik dari pada aku, dan ia bisa menerimaku apa adanya. Sehingga itu sangat cukup bagiku, mengenalnya saja sudah sangat bersyukur apalagi sampai menjadi bagian dari hidupnya.

Sehingga yang bisa saya lakukan adalah Berdoa untuknya dan Sampai Jumpa dalam Doa dengan seseorang yang sebenarnya tak pantas untuk dijumpai. Secara tatp muka memang aku tidak pernah berhadapan dengannya tapi secara Doa, ia adalah bagian dari perjalanan hidup saya. Dan sekarang, saya titipkan dia kepada yang menciptakannya yaitu Tuhan Semesta Alam karena saya Yakin bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah sebaik-baik Penjaga da Sebaik-baik yang Menyayangi.

Pencarian Lain :
1. Nikmat yang sebenarnya adalah Hadirannya dalam Doa
2. Wanita Sholehah akan Mengarahkan Agama Suaminya
3. Kesabaran berselimut dalam Doa
4. Doa untuknya semoga tersampaikan
5. Engkaulah sang penyemangat hidupku dalam Agama
Laki-laki Sholeh Menggetarkan Jiwa Wanita Sholehah Reviewed by Kampung Tangguh Semeru dan 17 Orang Lainnya on Rating: 4

Laki-laki Sholeh Menggetarkan Jiwa Wanita Sholehah

Posted by: Achmad Husaini RIANC (Racikan Informasi Ala Nasi Campur) Updated at : 8:39 AM
Suami Sholeh Dambaan Wanita Sholehah
Suami Sholeh Dambaan Wanita Sholehah

Suami Sholeh - salah satu hal yang membuat saya menulis artikel : Suami Sholeh Merasuki Jiwa Wanita Sholehah, yaitu karena tak sengaja penulis melewati salah seorang rumah seseorang yang baru saja keluar dari Rumah Sakit. di dalam Rumah itu terdengar pembicaraan dua orang anak perempuan yang bersaudara, yang satunya masih sekolah di MTs. kelas VII dan yang satunya masih sekolah MTs. Kelas VIII.

Sponan saya mendengar anak yang sudah kelas VIII MTs. tersebut berkata :"Saya tidak ingin memilih Laki-laki yang tampa, tapi saya hanya akan memilih Laki-laki yang Sholeh. Yang penting Sholeh", saya tersenyum mendengarnya dan teringat sesuatu.

Saya perhatikan pada diri anak tersebut terpancar harapan yang mendalam tentang Kerinduannya terhadap sosok laki-laki yang sholeh karena ia hanya berharap mendapatkan Suami Sholeh Like Rasulullah Shollallohu Alaihi Wasallam.

Sekarang pertanyaannya, Bagaimana dengan anda para Akhwat? entahlah, banyak hal yang mempengaruhi seseorang untuk mengharapkan sesuatu yang terbaik di akhirat tapi ia tidak nampak di dunia. banyak penghalang yang akan menghalangi seseorang melihat dibalik hati itu sendiri. entah itu penghalang berupa Harta Dunia, ketampanan fisik, sampai ke sikap semu yang ditunjukan oleh seseorang.

Padahal baginda bersabda :
"Apabila seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya datang kepada kalian untuk meminang wanita kalian, maka hendaknya kalian menikahkan orang tersebut dengan wanita kalian. Bila kalian tidak melakukannya niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar." (HR. At-Tirmidzi no. 1084, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Al-Irwa’ no. 1868, Ash-Shahihah no. 1022)

Kemudian Kisah ini sangat mahsyur dikalngan kita disaat :
“Saya sedang bersama dengan Anas dan bersamanya anak perempuannya. Anas berkata, ‘Seorang wanita datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menawarkan dirinya. Dia (wanita tersebut –ed) berkata, ‘Apakah engkau menginginkanku?’ Anak perempuan Anas kemudian berkata, ‘Betapa sedikit rasa malunya dan jelek perilakunya dan jelek perilakunya.’ Lalu Anas menyangkal seraya berkata, ‘Dia lebih baik darimu dia menginginkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian menawarkan dirinya.” (HR. Al-Bukhari : 5120)

Sekarng muncul pertanyaan, Seperti apakah laki-laki sholeh itu? kali ini penulis coba sebutkan berdasarkan pengalaman penulis sendiri saat menganalisa dan memperhatikan para ikhwan.:-)
Ini Ciri-ciri Ikhwan yang Sholeh :
1. Takut Kepada Allah Azza Wa Jalla
   Pada ciri ini, seorang Ikhwan akan menjaga diri dari segala apa yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala haramkan. Misalnya, membatasi pergaulannya dengan lawan jenisnya, Menjaga pandangannya, tidak banyak bercanda, dan yang lainnya. Kemudian ia selalu berusaha untuk mendapatkan Ridha' Allah Subhanahu Wa Ta'ala, misalnya dengan cara Meningkatkan Ibadahnya, aktif di pengajian, berbakti kepada orang tuanya, dan yang lainnya.

2. Berpegang Teguh kepada Sunnah Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
   Pada ciri ini, Seorang Ikhwan sejati yang sholeh akan selalu meniru da mengamalkan Sunnah baginda Rasul dalam kehidupannya. Misalnya, Perawakannya seperti Sunnah baginda Rasul mulai dari berpakaian, bergaul dengan sesama, dan pokoknya semuanya.:-)

Barang siapa yang menemukan laki-laki yang seperti itu? Ya silahkan berlomba-lomba untuk berdoa agar Allah menjodohkannya. Ya sudah, sampai sini saja artikel Laki-laki Sholeh Menggetarkan Jiwa Wanita Sholehah ini. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di lain kesempatan saja.

Pencarian Lain :
Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan Reviewed by Kampung Tangguh Semeru dan 17 Orang Lainnya on Rating: 4

Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan

Posted by: Achmad Husaini RIANC (Racikan Informasi Ala Nasi Campur) Updated at : 5:55 AM
Langkah-langh memiliki anak yang sholeh dan sholehah
Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan - Kisah Islami

download-aplikasinya - Baiklah kawan, pada sore ini kami akan memberikan kisah nyata yang datang dari keluarga yang sangat sederhana dan kehidupannya tidak begitu mewah. Keluarga tersebut sangat sekali mengharapkan seorang anak hadir dalam kehidupannya sehingga sempurnalah yang namanya keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah.

Ditambah lagi dengan anak yang sholeh dan sholehah, yang akan memberikan banyak keuntungan dan kemulian bagi kita sebagai orang tua. Entah itu kemuliaan dan kebahagiaan di dunia lebih-lebih di akhirat. Sebagaima hadist berikut ini :

Dari Abu Hurairah bahwa baginda Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda: “Sungguh seorang manusia akan ditinggikan derajatnya di surga (kelak), maka dia bertanya: Bagaimana (aku bisa mencapai) semua ini? Maka dikatakan padanya: (Ini semua) disebabkan istigfar (permohonan ampun kepada Allah yang selalu diucapkan oleh) anakmu untukmu(HR. Ibnu Majah dan Ahmad, dishahihkan oleh al-Buushiri dan dihasankan oleh syaikh al-Albani).

Namun, bagaimana jika Allah Azza Wa Jalla belum mengkaruniakan Anak Keturunan kepada kita? Apakah kita harus berputus asa dari Rahmat Allah Subhaahu Wa Ta'ala? Sahabat, semoga kisah berikut ini menjadikan kita orang tua, agar tetap bersabar dan mengharapkan Rahmat Allah Azza Wa Jalla dengan tidak pernah berputus asa dari Rahmat Allah Azza Wa Jalla karena disinilah sebenarnya obat dari segala penyakit, dan solusi dari segala Persolan.

Ditahun tahun lalu, pada tahun 2014 Saya Silaturrahim dengan salah seorang petugas keamanan (Satpam) di salah satu kampus negeri Jawa Timur. Saya perhatikan ada salah seorang Security yang wajahnya sangat gelisah. Sehingga saya langsung berbincang-bincang dengan beliau. Berikut ini perbincangan kami :

Penulis : Assalamu'alaikum. Sudah punya anak berapa pak?

Petugas Security : Wa'alaikumussalam... Belum punya Mas, jawaban yang keluar dari wajah yan penuh kesedihan, dan kecemasan. dan saya melihat beliau terdiam dengan penuh kesabaran

Penulis :sudah berapa lama menikahnya pak?

Beliau :Sudah 7 Tahun Mas, tapi sampai sekarang belum mendapatkan anak juga.

kemudian penulis sedikit menghiburnya dengan memberikan harapan 100% bahwa dengan Izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka akan mendapatkan anak.
Penulis berkata : Ooo... Baru 7 Tahun tach pak? Tenang pak, InsyaAllah masih ada kesempatan punya anak karena Allah yang memberi anak. Di Kota seberang, pernah datang seorang Dokter yang sudah menikah selama 20 tahun belum punya anak juga, dan di Provinsi sebelah menikah sudah 60 tahun baru punya anak. Cuman caranya sekarang begini pak.

Beliau menjawab :Benar itu ya? Itu bagaimana ceritanya?

Penulis kemudian balik bertanya :Apakah Istri bapak mengalami Haid?

Beliau : Iya Mas, istri saya masih mengalami haid

Penulis : Apakah istri bapak suka makanan yang pedas-pedas? kalau masih Haid? peluang memiliki anak secara biologi InsyaAllah masih sangat besar. tapi kalau tidak pernah haid sama sekali? Kemungkinan punya anaknya masih kecil. Dan semua itu Allah yang memberi Rizky berupa anak. (Penulis dapat kisah terbaru dari sahabatku bahwa ada keluarga yang istrinya tidak pernah Haid dan Alhamdulillah sekarang sudah punya 3 orang anak. Beliau orang Surabaya. Lain waktu InsyaAllah akan penulis kisahkan. Hitung-hitung buat menambah ibadah:-) ).

Beliau : Iya mas, istri saya suka yang pedas-pedas. kenapa memangnya?

Penulis : Disinilah letak salah satu Asbabnya kenapa bapak belum punya anak. Suka makanan yang pedas bisa berakibat Rahim panas sehingga akan memperlambat proses memiliki anak. Jadi langkah pertama yang harus bapak lakukan yaitu :
 1. Mantapkan keyakinan kepada Allah Azza Wa Jalla bahwa anak berupa Rizky yang sudah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tentukan.
2. Kurangi Istri bapak makan makanan yang pedas.
3. Perbanyak Sholat Sunnah saat akan memulai Bercocok tanam dan Membaca Surah Al-Mulk
4. Setelah Sholat perbanyak Al-Fatihah, Istighfar, dan Sholawat
5. Mandilah air hujan yang langsung turun dari langit, dan selama mandi perbanyak Al-Fatihah, Istighfar, dan Sholawat (Mandi di tempat yang tertutup pak ya:-))
Kemudian penulis menambahkan dengan berkata :"Itu saja dulu bapak amalkan. Jika belum punya anak juga? hubugi saya dan ayo bapak ikut ke Rumah"

Beliau :Iya mas, terimakasih banyak dan InsyaAllah akan saya amalkan (Saya perhatikan wajahnya berseri, dan penuh kegembiraan hingga saya pamit untuk pulang.

Setelah dapat beberapa bulan kemudian, saya berjumpa dengan beliau saat bertugas di kampus. Kemudian saya bertanya :"Bagaimana dengan Istri?", dan beliau dengan wajah yang berseri-seri menjawab :"Alhamdulillah mas, sekarang sudah hamil. ini juga berkat bantuan sampean. Sambung doanya", saya kemudian berpesan :"Alhamdulillah, perbanyak syukur dan perbanyaklah membaca Al-Mulk InsyaAllah nanti aaknya lahir dalam keadaan yang cerdas dan Sholeh. Aamiien"

Itulah sahabat, kisah nyata tentang : Tips dan Trik cepat punya anak  tanpa harus ke dokter. Jika ada pertanyaan silahkan komentar.

Pencarian Lain :

Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan Reviewed by Kampung Tangguh Semeru dan 17 Orang Lainnya on Rating: 4

Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan

Posted by: Achmad Husaini RIANC (Racikan Informasi Ala Nasi Campur) Updated at : 5:55 AM
Langkah-langh memiliki anak yang sholeh dan sholehah
Kesabaran Seorang Suami setelah Menunggu 7 Tahun untuk Memiliki Keturunan - Kisah Islami

download-aplikasinya - Baiklah kawan, pada sore ini kami akan memberikan kisah nyata yang datang dari keluarga yang sangat sederhana dan kehidupannya tidak begitu mewah. Keluarga tersebut sangat sekali mengharapkan seorang anak hadir dalam kehidupannya sehingga sempurnalah yang namanya keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah.

Ditambah lagi dengan anak yang sholeh dan sholehah, yang akan memberikan banyak keuntungan dan kemulian bagi kita sebagai orang tua. Entah itu kemuliaan dan kebahagiaan di dunia lebih-lebih di akhirat. Sebagaima hadist berikut ini :

Dari Abu Hurairah bahwa baginda Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi Wasallam bersabda: “Sungguh seorang manusia akan ditinggikan derajatnya di surga (kelak), maka dia bertanya: Bagaimana (aku bisa mencapai) semua ini? Maka dikatakan padanya: (Ini semua) disebabkan istigfar (permohonan ampun kepada Allah yang selalu diucapkan oleh) anakmu untukmu(HR. Ibnu Majah dan Ahmad, dishahihkan oleh al-Buushiri dan dihasankan oleh syaikh al-Albani).

Namun, bagaimana jika Allah Azza Wa Jalla belum mengkaruniakan Anak Keturunan kepada kita? Apakah kita harus berputus asa dari Rahmat Allah Subhaahu Wa Ta'ala? Sahabat, semoga kisah berikut ini menjadikan kita orang tua, agar tetap bersabar dan mengharapkan Rahmat Allah Azza Wa Jalla dengan tidak pernah berputus asa dari Rahmat Allah Azza Wa Jalla karena disinilah sebenarnya obat dari segala penyakit, dan solusi dari segala Persolan.

Ditahun tahun lalu, pada tahun 2014 Saya Silaturrahim dengan salah seorang petugas keamanan (Satpam) di salah satu kampus negeri Jawa Timur. Saya perhatikan ada salah seorang Security yang wajahnya sangat gelisah. Sehingga saya langsung berbincang-bincang dengan beliau. Berikut ini perbincangan kami :

Penulis : Assalamu'alaikum. Sudah punya anak berapa pak?

Petugas Security : Wa'alaikumussalam... Belum punya Mas, jawaban yang keluar dari wajah yan penuh kesedihan, dan kecemasan. dan saya melihat beliau terdiam dengan penuh kesabaran

Penulis :sudah berapa lama menikahnya pak?

Beliau :Sudah 7 Tahun Mas, tapi sampai sekarang belum mendapatkan anak juga.

kemudian penulis sedikit menghiburnya dengan memberikan harapan 100% bahwa dengan Izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka akan mendapatkan anak.
Penulis berkata : Ooo... Baru 7 Tahun tach pak? Tenang pak, InsyaAllah masih ada kesempatan punya anak karena Allah yang memberi anak. Di Kota seberang, pernah datang seorang Dokter yang sudah menikah selama 20 tahun belum punya anak juga, dan di Provinsi sebelah menikah sudah 60 tahun baru punya anak. Cuman caranya sekarang begini pak.

Beliau menjawab :Benar itu ya? Itu bagaimana ceritanya?

Penulis kemudian balik bertanya :Apakah Istri bapak mengalami Haid?

Beliau : Iya Mas, istri saya masih mengalami haid

Penulis : Apakah istri bapak suka makanan yang pedas-pedas? kalau masih Haid? peluang memiliki anak secara biologi InsyaAllah masih sangat besar. tapi kalau tidak pernah haid sama sekali? Kemungkinan punya anaknya masih kecil. Dan semua itu Allah yang memberi Rizky berupa anak. (Penulis dapat kisah terbaru dari sahabatku bahwa ada keluarga yang istrinya tidak pernah Haid dan Alhamdulillah sekarang sudah punya 3 orang anak. Beliau orang Surabaya. Lain waktu InsyaAllah akan penulis kisahkan. Hitung-hitung buat menambah ibadah:-) ).

Beliau : Iya mas, istri saya suka yang pedas-pedas. kenapa memangnya?

Penulis : Disinilah letak salah satu Asbabnya kenapa bapak belum punya anak. Suka makanan yang pedas bisa berakibat Rahim panas sehingga akan memperlambat proses memiliki anak. Jadi langkah pertama yang harus bapak lakukan yaitu :
 1. Mantapkan keyakinan kepada Allah Azza Wa Jalla bahwa anak berupa Rizky yang sudah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tentukan.
2. Kurangi Istri bapak makan makanan yang pedas.
3. Perbanyak Sholat Sunnah saat akan memulai Bercocok tanam dan Membaca Surah Al-Mulk
4. Setelah Sholat perbanyak Al-Fatihah, Istighfar, dan Sholawat
5. Mandilah air hujan yang langsung turun dari langit, dan selama mandi perbanyak Al-Fatihah, Istighfar, dan Sholawat (Mandi di tempat yang tertutup pak ya:-))
Kemudian penulis menambahkan dengan berkata :"Itu saja dulu bapak amalkan. Jika belum punya anak juga? hubugi saya dan ayo bapak ikut ke Rumah"

Beliau :Iya mas, terimakasih banyak dan InsyaAllah akan saya amalkan (Saya perhatikan wajahnya berseri, dan penuh kegembiraan hingga saya pamit untuk pulang.

Setelah dapat beberapa bulan kemudian, saya berjumpa dengan beliau saat bertugas di kampus. Kemudian saya bertanya :"Bagaimana dengan Istri?", dan beliau dengan wajah yang berseri-seri menjawab :"Alhamdulillah mas, sekarang sudah hamil. ini juga berkat bantuan sampean. Sambung doanya", saya kemudian berpesan :"Alhamdulillah, perbanyak syukur dan perbanyaklah membaca Al-Mulk InsyaAllah nanti aaknya lahir dalam keadaan yang cerdas dan Sholeh. Aamiien"

Itulah sahabat, kisah nyata tentang : Tips dan Trik cepat punya anak  tanpa harus ke dokter. Jika ada pertanyaan silahkan komentar.

Pencarian Lain :